BRMP Mekanisasi Pertanian Ikuti Drone Capacity Development Academy Indonesia-Korea
Tangerang, 14 Oktober 2026. Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Mekanisasi Pertanian menjadi tuan rumah sekaligus peserta dalam kegiatan Drone Capacity Development Academy yang diselenggarakan oleh Biro Kerja Sama Pertanian bekerja sama dengan Korea Productivity Center (KPC) dan Korea Transport Safety Authority (KOTSA/TS). Kegiatan ini berlangsung pada 13 hingga 14 Oktober 2026 di BRMP Mekanisasi Pertanian, Serpong.
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan pengetahuan praktis para pemangku kepentingan di Indonesia mengenai teknologi drone, mulai dari aspek regulasi, sistem sertifikasi dan kualifikasi pilot, manajemen keselamatan penerbangan, hingga perkembangan industri dan penerapan teknologi terkini.
Rangkaian kegiatan diawali pada Selasa, 13 Oktober 2026, melalui pertemuan bilateral antara Indonesia dan Korea Selatan untuk membahas kerja sama di bidang teknologi drone. Agenda kemudian dilanjutkan dengan sesi berbagi pengetahuan produk dan orientasi yang disampaikan oleh KOTSA.
Pada Rabu, 14 Oktober 2026, peserta mengikuti sesi pakar yang membahas infrastruktur dan sistem operasional drone, keselamatan penerbangan, sistem sertifikasi dan kualifikasi pilot, serta sistem manajemen keselamatan drone berbasis digital. Materi ini memberikan pemahaman mengenai aspek teknis dan keselamatan yang diperlukan dalam pengoperasian drone.
Selain itu, pelatihan menghadirkan materi mengenai operasi drone untuk misi khusus, teknologi drone multifungsi, penerbangan otonom, teknologi tanggap darurat, serta perangkat lunak penerbangan otonom berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan teknologi kendali penerbangan. Sesi tersebut disampaikan oleh para spesialis dari Korea Selatan, termasuk ahli drone pertanian dan ahli drone Vertical Take-Off and Landing (VTOL) berbasis AI.
Keikutsertaan BRMP Mekanisasi Pertanian dalam kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kompetensi dalam memahami perkembangan teknologi drone, khususnya yang berpotensi mendukung modernisasi mekanisasi pertanian. Pemanfaatan teknologi drone di sektor pertanian dapat mendukung berbagai kegiatan, seperti pemantauan lahan, pengelolaan tanaman, serta penerapan pertanian presisi sesuai kebutuhan dan perkembangan teknologi.
Melalui kegiatan Drone Capacity Development Academy, diharapkan terjalin pertukaran pengetahuan dan penguatan kerja sama antara Indonesia dan Korea Selatan dalam pengembangan teknologi drone. Pengetahuan yang diperoleh juga diharapkan dapat menjadi bekal bagi BRMP Mekanisasi Pertanian dalam mendukung pengembangan dan pemanfaatan teknologi mekanisasi pertanian yang inovatif, efektif, dan berkelanjutan. (TS/MRAM)