BRMP Mektan Perkuat Kolaborasi Alsintan Indonesia–Thailand
Tangerang, 02/10/2025. Besar Perakitan dan Modernisasi Mekanisasi Pertanian (BRMP Mektan) menginisiasi kegiatan benchmark Thai Seng Industries Thailand dengan sejumlah stakeholder alat dan mesin pertanian (alsintan) di Jawa Timur.
Kegiatan ini melibatkan beberapa perusahaan besar yang telah lama menjadi mitra strategis dalam pengembangan alsintan di Indonesia, antara lain PT Agrindo, Pabrik Pompa Guntur, PT Rutan, PT Daya Sarana Sentosa, dan PT Mitra Tani Abadi. Melalui benchmark ini, para peserta memperoleh kesempatan untuk saling berbagi pengetahuan, teknologi, serta pengalaman dalam proses manufaktur dan inovasi alsintan yang efisien dan adaptif terhadap kebutuhan pertanian modern.
Inisiasi ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama antara BRMP Mektan dan Thai Seng Industries, perusahaan asal Thailand yang dikenal sebagai produsen alat dan mesin pertanian modern berstandar internasional. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat rantai pasok alsintan nasional melalui transfer teknologi, peningkatan kualitas produksi, serta penguatan kemampuan teknis industri dalam negeri.
Kegiatan benchmark ini juga menjadi wujud nyata komitmen BRMP Mektan dalam mendukung modernisasi pertanian Indonesia melalui pendekatan kolaboratif antara lembaga riset, industri, dan mitra internasional. Dengan mengadopsi praktik terbaik dari Thailand—yang telah terbukti berhasil dalam penerapan mekanisasi di sektor pertanian—Indonesia diharapkan dapat mempercepat peningkatan produktivitas, efisiensi, dan kualitas hasil pertanian.
Langkah ini sekaligus mempertegas peran BRMP Mektan sebagai pusat pengembangan dan modernisasi mekanisasi pertanian di Indonesia. Melalui kerja sama dan pertukaran pengetahuan dengan industri internasional, BRMP Mektan berupaya menciptakan ekosistem industri alsintan yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing tinggi.
Inisiatif ini menjadi bagian penting dalam mendukung program nasional kemandirian dan swasembada pangan. Dengan tersedianya alsintan modern yang tepat guna, efisien, dan mudah diakses oleh petani, diharapkan kesejahteraan petani dapat meningkat, serta Indonesia dapat melangkah lebih mantap menuju cita-cita menjadi lumbung pangan dunia. (TS/AIA)