Inisiasi Kerjsama TUV Nord Group dengan BRMP Mektan
Tangerang, 30/09/2025. Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Mekanisasi Pertanian (BRMP Mektan) menerima kunjungan dari TUV Nord Group, lembaga sertifikasi dan pengujian internasional yang berpusat di Jerman. Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah strategis BRMP Mektan dalam memperkuat jejaring kerja sama, khususnya di bidang pengujian alat dan mesin pertanian (alsintan).
TUV Nord Indonesia, yang merupakan bagian dari TUV Nord Group, saat ini tengah mengajukan perluasan ruang lingkup akreditasi pada Komite Akreditasi Nasional (KAN) sebagai Lembaga Sertifikasi Produk di bidang pertanian. Dalam kaitan tersebut, TUV Nord Indonesia menyampaikan permohonan kerja sama kepada BRMP Mektan terkait kegiatan pengujian produk. BRMP Mektan sebagai satuan kerja yang memiliki mandat dalam perakitan, modernisasi, serta pengujian alsintan, menyambut baik penjajakan ini sebagai bentuk kolaborasi yang dapat meningkatkan kapasitas pengujian sekaligus memperkuat sistem jaminan mutu alsintan di Indonesia.
Melalui diskusi yang berlangsung, kedua pihak membahas peluang sinergi dalam memastikan produk alsintan yang dikembangkan di dalam negeri mampu memenuhi standar nasional maupun internasional. Kolaborasi ini dipandang penting karena akan membantu mempercepat pengakuan global terhadap kualitas alsintan Indonesia. Selain itu, kerja sama ini juga akan mendukung petani dalam memperoleh alsintan yang lebih andal, efisien, dan sesuai kebutuhan lapangan.
Langkah ini sejalan dengan peran BRMP Mektan sebagai pusat pengembangan mekanisasi pertanian yang terus mendorong hadirnya inovasi berbasis riset dan teknologi. Dengan memperluas jejaring bersama mitra global, BRMP Mektan berkomitmen untuk memastikan setiap inovasi alsintan dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan produktivitas pertanian nasional. Harapannya, kerja sama dengan TUV Nord Group dapat menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas, yang tidak hanya memperkuat kapasitas pengujian, tetapi juga mengantarkan pertanian Indonesia menuju level yang lebih modern, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Lebih jauh, sinergi ini diharapkan dapat mendukung langkah besar Indonesia dalam mewujudkan swasembada pangan sekaligus memperkuat posisinya menuju cita-cita sebagai lumbung pangan dunia. Dengan mekanisasi pertanian yang teruji dan diakui secara internasional, Indonesia optimis mampu meningkatkan ketersediaan pangan, menjaga ketahanan pangan nasional, serta memberikan kontribusi nyata bagi pemenuhan kebutuhan pangan global. (TS/AIA)