Pelatihan Combine Harvester di Mesuji Hadirkan Pengenalan Prototipe Mud Max BRMP Mektan
Mesuji, 6/12/2025. BRMP Mektan menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengoperasian, Perawatan, dan Perbaikan Combine Harvester di Kabupaten Mesuji melalui program ICARE Competitive Grant. Kegiatan berlangsung di Bengkel Gabungan Kelompok Tani Sari Makmur dan diikuti oleh petani, Gapoktan, dan Brigade Pangan dari wilayah sekitar.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mesuji, Bapak Samsi Hermansyah, S.Hut. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi terhadap upaya BRMP Mektan dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku pertanian. Beliau menegaskan bahwa kemampuan mengoperasikan dan merawat alat mesin pertanian merupakan aspek penting dalam mendukung produktivitas pertanian di Mesuji.
Materi pelatihan disampaikan oleh Sulha Pangaribuan, S.TP, selaku narasumber dari BRMP Mektan. Penjelasan difokuskan pada prinsip kerja Combine Harvester dengan menggunakan contoh pengembangan prototipe Mud Max dari Tim BRMP Mektan.
BRMP Mektan mencatat bahwa Mud Max memiliki beberapa keunggulan teknis. Prototipe ini memiliki lebar kerja 2,05 meter, daya mesin 100 HP, dan bobot 2.905 kilogram. Tekanan tanahnya sebesar 0,17 kilogram per sentimeter persegi dan ground clearance setinggi 480 milimeter. Karakteristik ini membuat Mud Max mampu bekerja stabil pada lahan berlumpur dengan daya sangga tanah rendah. Pengujian menunjukkan bahwa alat ini dapat beroperasi pada tanah dengan soil bearing capacity sebesar 0,204 kilogram per sentimeter persegi. Dengan spesifikasi tersebut, Mud Max dinilai sangat cocok untuk lahan sawah yang lunak dan mudah amblas.
Pada sesi materi pengoperasian, peserta mempelajari tahapan kerja Combine Harvester. Penjelasan mencakup proses pemotongan tanaman, perontokan, pembersihan gabah, dan pengumpulan hasil panen. Narasumber juga menerangkan cara mengatur kecepatan kerja dan penyesuaian mesin sesuai kondisi lapangan agar kehilangan hasil tetap rendah.
Materi perawatan diberikan untuk memastikan peserta mampu menjaga performa mesin secara berkelanjutan. Peserta mendapatkan penjelasan mengenai pemeriksaan rutin, pembersihan ruang perontokan, pengecekan sabuk dan bearing, pemantauan sistem transmisi, serta perawatan sistem hidrolik.
Sesi troubleshooting melengkapi rangkaian kegiatan. Peserta diperkenalkan pada berbagai masalah umum yang sering muncul, seperti sumbatan pada saluran pembersih, slip pada sabuk, suara atau getaran yang tidak normal, serta gangguan mobilitas pada lahan berlumpur. Narasumber menjelaskan langkah awal diagnosis agar peserta dapat memahami sumber masalah sebelum membutuhkan teknisi.
Melalui pelatihan ini, BRMP Mektan menegaskan komitmennya untuk mendukung penguatan kapasitas petani dan pelaku pertanian di Mesuji. Pelatihan ini merupakan salah satu bentuk implementasi program ICARE Competitive Grant yang bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai teknologi panen modern serta mendorong pemanfaatan alat mesin pertanian secara tepat guna. (TS/MRAM)