BRMP Mektan dan CropLife Indonesia Finalisasi Pembahasan SOP Penggunaan Drone Pertanian
Tangerang, 24/06/2026. Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Mekanisasi Pertanian (BRMP Mektan) bersama CropLife Indonesia melaksanakan finalisasi pembahasan Standar Operasional Prosedur (SOP) penggunaan drone pertanian di Tangerang. Kegiatan ini menjadi tahapan akhir dalam proses penyusunan SOP sebelum dokumen resmi diterbitkan sebagai pedoman penggunaan drone di sektor pertanian.
Kegiatan finalisasi dihadiri oleh perwakilan CropLife Asia, Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI), pelaku usaha di bidang drone pertanian, serta berbagai pemangku kepentingan terkait. Kehadiran para peserta menjadi wujud kolaborasi multipihak dalam menyusun pedoman yang komprehensif, aplikatif, dan sesuai dengan kebutuhan implementasi di lapangan.
Selama proses pembahasan, seluruh substansi dalam draft SOP ditelaah dan disempurnakan secara menyeluruh, mulai dari aspek teknis operasional, keselamatan kerja, kompetensi operator, hingga tata cara penggunaan drone dalam kegiatan pertanian. Penyempurnaan ini dilakukan agar SOP yang diterbitkan nantinya mampu menjadi acuan yang jelas bagi seluruh pengguna drone pertanian di Indonesia.
Pemanfaatan drone di sektor pertanian terus menunjukkan perkembangan yang signifikan, terutama untuk mendukung kegiatan penyemprotan, pemupukan, pemetaan lahan, hingga penerapan pertanian presisi. Oleh karena itu, keberadaan SOP menjadi sangat penting guna memastikan penggunaan teknologi tersebut berlangsung secara aman, efektif, efisien, serta sesuai dengan kaidah teknis dan regulasi yang berlaku.
Finalisasi pembahasan ini sekaligus menandai selesainya seluruh rangkaian penyusunan dokumen SOP penggunaan drone pertanian. Setelah melalui berbagai tahapan diskusi, masukan, dan penyempurnaan bersama para pemangku kepentingan, dokumen tersebut kini siap memasuki tahap penerbitan.
Melalui diterbitkannya SOP ini, diharapkan seluruh pihak yang memanfaatkan drone pertanian memiliki pedoman operasional yang seragam sehingga implementasi teknologi drone di lapangan dapat berjalan lebih optimal. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya BRMP Mektan dalam mendorong percepatan modernisasi mekanisasi pertanian melalui penerapan teknologi presisi yang aman, tepat guna, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung terwujudnya pertanian Indonesia yang semakin maju dan berdaya saing. (SU/AIA)