• Jl. Sinarmas Boulevard - 15338
  • (021) 75675918 / WA : 081213276363
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Layanan
    • Perekayasaan dan perakitan teknologi mekanisasi pertanian
    • Pengujian dan Kesesuaian Standar
      • Pengujian Alat dan Mesin Pertanian
      • Rancangan Standar Nasional Indonesia (RSNI)
      • Sertifikasi Produk Alat dan Mesin Pertanian (LSPro)
    • Pendayagunaan Hasil Perakitan dan Modernisasi Mekanisasi Pertanian
      • Informasi dan Konsultasi
      • Perpustakaan
      • Bimbingan Teknis
      • Magang / Penelitian
    • Layanan Pendukung
      • PKL / Prakerin
      • Kunjungan / Agroedukasi
      • Pemanfaatan Sarana dan Prasarana
    • SPP
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
Thumb
15 dilihat       01 September 2026

Dialog Nasional Dorong Pengelolaan Residu Pertanian Berkelanjutan

Jakarta, 01/09/2026. Upaya mendorong pengelolaan residu pertanian yang lebih berkelanjutan terus diperkuat melalui kolaborasi lintas pemangku kepentingan. Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Mekanisasi Pertanian (BRMP Mektan) bersama UN ESCAP Centre for Sustainable Agricultural Mechanization (CSAM) menyelenggarakan National Multistakeholder Dialogue: Scaling up Crop Residue Management through Mechanization and Custom Hiring in Indonesia.

Kegiatan ini menjadi ruang dialog bagi pemerintah, akademisi, pelaku usaha, organisasi internasional, lembaga pembiayaan, serta perwakilan petani untuk membahas peluang dan tantangan dalam memperluas pengelolaan residu pertanian melalui mekanisasi dan skema custom hiring. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menjadikan pengelolaan residu tidak hanya sebagai upaya mengurangi limbah pertanian, tetapi juga sebagai bagian dari sistem pertanian yang berkelanjutan dan memberikan nilai tambah ekonomi.

Dalam dialog tersebut, pembahasan dibagi ke dalam tiga kelompok utama yang mencerminkan aspek penting dalam pengembangan pengelolaan residu pertanian secara terintegrasi. Kelompok pertama membahas kesenjangan kebijakan (policy gaps) dalam pengelolaan residu pertanian dan custom hiring, kelompok kedua membahas kesenjangan teknologi (technology gaps), sementara kelompok ketiga mendalami peluang pembiayaan (financing opportunities) untuk mendukung implementasi dan perluasan model tersebut.

Kepala BRMP Mektan, Arief Rachman, menyampaikan bahwa pengelolaan residu pertanian perlu ditempatkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi sekaligus kesejahteraan petani. Menurutnya, residu pertanian memiliki potensi untuk diolah menjadi produk yang memiliki manfaat dan nilai ekonomi apabila didukung oleh teknologi, kelembagaan, serta ekosistem usaha yang tepat.

“Residu pertanian jangan hanya dipandang sebagai limbah. Dengan dukungan mekanisasi, teknologi yang tepat, serta model usaha yang sesuai, residu dapat diolah menjadi produk yang memberikan nilai tambah. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, lembaga internasional, dan petani menjadi sangat penting untuk membangun ekosistem yang dapat berjalan secara berkelanjutan,” ujar Arief.

Sementara itu, perwakilan UN-ESCAP CSAM, Karen Martinez, menekankan pentingnya kolaborasi dan pertukaran pengetahuan dalam mendorong penerapan pengelolaan residu pertanian di berbagai wilayah. Menurutnya, pengembangan solusi berbasis mekanisasi perlu mempertimbangkan kondisi lokal serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan agar teknologi yang dikembangkan dapat diterapkan dan diperluas secara efektif.

Karen juga mengapresiasi pelaksanaan dialog yang mempertemukan berbagai pihak dengan perspektif yang beragam. Forum tersebut dinilai penting untuk mengidentifikasi kebutuhan nyata di lapangan sekaligus merumuskan peluang kolaborasi dalam pengembangan solusi pengelolaan residu pertanian yang dapat direplikasi di wilayah lain.

Pelaksanaan dialog ini juga merupakan bagian dari rangkaian kerja sama BRMP Mektan dan UN-ESCAP CSAM dalam Pilot Project on Strengthening Mechanization-based Solutions for Climate-smart Crop Residue Management in Indonesia. Melalui pilot project tersebut, telah dilakukan praktik pemanfaatan residu pertanian di Tangerang dan Karawang, antara lain pengolahan residu jagung menjadi silase serta pemanfaatan jerami padi sebagai media budidaya jamur merang.

Hasil pembelajaran dari pilot project kemudian menjadi salah satu bahan penting dalam dialog nasional untuk melihat bagaimana praktik pemanfaatan residu tersebut dapat dikembangkan dalam skala yang lebih luas. Penguatan mekanisasi, ketersediaan teknologi, dukungan kebijakan, model custom hiring, serta akses pembiayaan menjadi faktor yang saling berkaitan dalam upaya membangun sistem pengelolaan residu pertanian yang berkelanjutan.

Melalui National Multistakeholder Dialogue ini, BRMP Mektan dan UN-ESCAP CSAM mendorong terbentuknya pemahaman bersama dan rekomendasi yang dapat menjadi dasar pengembangan kebijakan serta model implementasi pengelolaan residu pertanian di Indonesia. Ke depan, sinergi lintas sektor diharapkan mampu mempercepat pemanfaatan residu pertanian menjadi sumber daya yang produktif, mendukung pertanian ramah lingkungan, sekaligus membuka peluang peningkatan nilai tambah dan kesejahteraan petani. (TS/AIA)

Prev Next

- BRMP Mektan


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Ubah Residu Jadi Bernilai, BRMP Mektan dan UN-ESCAP CSAM Dorong Pertanian Berkelanjutan
    04 Sep 2026 - By BRMP Mektan
  • Thumb
    PM-AAS Gandakan Hasil Panen, Pendapatan Petani Ikut Naik
    02 Sep 2026 - By BRMP Mektan
  • Thumb
    BRMP Mektan Terima Kunjungan Delegasi Chile, Bahas Penguatan Kerja Sama Mekanisasi Pertanian
    29 Agu 2026 - By BRMP Mektan
  • Thumb
    Smart Irigasi Dukung Budidaya Jeruk di Tebas
    27 Agu 2026 - By BRMP Mektan

tags

BRMP Mektan CSAM

Kontak

(021) 75675918 / WA : 081213276363
https://mekanisasi.brmp.pertanian.go.id
[email protected]

Jl. Sinarmas Boulevard
Situ Gadung, Kec. Pagedangan
Kab. Tangerang - Banten
Indonesia
15338

© 2025 - 2026 Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Mekanisasi Pertanian. All Right Reserved